Sabtu, 21 Januari 2023

Oyen Si Kucing Kesayangan

 

Oyen Si Kucing Kesayangan

Karya : Rizma

Oyen adalah seekor kucing yang berwarna orange milik seorang anak bernama Dika. Kucing tersebut merupakan pemberian dari saudaranya yang sekarang baru pindah ke Semarang bernama Syifa.

“Dik, peliharalah kucing ini. Dia kucing yang pintar.”, kata Syifa.

“Kenapa namanya Oyen?”, tanya Dika.

“Iya, kan warnanya orange.”, jawab Syifa.

“Wah, bagus ya namanya?”, ujar Dika.

“Iya sih”, kata Syifa.

“Tapi ingat ya Dik, jaga Oyen dengan baik.”, tambah Syifa.

“Pastilah, Syif.”, kata Dika.

***

Hingga suatu hari ketika Dika mau memberi makan Oyen, Oyennya tidak ada di kandangnya.

“Ibu! Ibu lihat Oyen kucingku?”, tanya Dika kepada Ibunya.

“Tidak tuh. Ibu tidak melihat dari tadi pagi.”, jawab Ibu Dika.

“Hah, terus Oyen kemana?”, tanya Dika khawatir.

“Coba cari di sekitar sini, siapa tau Oyen masih di sekitar sini.”, jawab Ibu Dika.

“Ya udah Buk, aku cari di hutan sana saja.”, jawab Dika.

“Ya sudah, sana cari Oyen. Hati-hati ya Nak.”, kata Ibu Dika.

Dika menemukan Oyen di atas pohon dan Dika mau menolongnya, tapi ada seseorang yang mau mengambil Oyen yang ada di atas pohon itu. Dika mengejar orang itu, tapi dia berhasil kabur.

Dika menangis sekeras-kerasnya karena kucing kesayangannya hilang. Dia pulang dengan wajah cemberut, dan tidak nafsu makan.

“Dika, ayo kita makan dulu.”, ajak Ibu Dika.

“Aku tidak mau makan Bu, kalau Oyen belum ketemu.”, jawab Dika, masih sambil menangis.

“Dika, ayo kita makan dulu, nanti setelah makan kita cari kucing kamu bersama-sama.”, Ibu membujuknya lagi.

Oyen hilang, Dika tidak mau makan sampai tiga hari.

Pagi-pagi sekali, Syifa, sudara Dika yang tinggal di Semarang itu menelpon, katanya dia mau kesini.

“Dika, kamu kenapa kok nangis?”, tanya Syifa.

“Oyen hilang, Syif.”, jawab Dika.

“Hah, kenapa bisa hilang Dik?”, tanya Syifa kaget.

“Maaf ya Syif, aku tidak bisa menjaga Oyen dengan baik.”, kata Dika.

“Ya udah, gak papa. Aku malah mau ngasih kamu anak kucing lagi.”, kata Syifa mencoba menghibur Dika.

“Yang benar Syif?”, tanya Dika.

“Iya”, kata Syifa.

“Tapi kamu jangan sedih lagi ya..”, tambahnya.

“Siap!”, jawab Dika.

Dika memberi nama anak kucing itu Cici. Dan kini Dika bisa kembali bahagia bersama anak kucing Cicinya itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Indahnya Perbedaan (3)

Indahnya Perbedaan (3) Karya : Kinanti Siang hari itu, teman-teman Lyodra menghampiri Lyodra untuk diajak bermain di tempat biasa mere...